Untuk Janda, Pemuda-Pemuda Kalimantan Ini Beri Perhatian Lebih

20160313005634 
Dibanding yang lain, janda miskin di Kalimantan tengah, Palangka Raya, nasibnya terbilang bagus. Bagaimana tidak, pemuda- pemuda di sana amat perhatian terhadap mereka. Hebatnya, perhatian mereka berupa santunan.
Abu Umar Khalid, Koordinador Umum yang menjalankan program pemberian santunan kepada janda-janda miskin, mengungkapkan terima kasihnya kepada kawan-kawan yang telah memberikan kepercayaan padanya untuk menyalurkan sumbangan.
 
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para kawan, yang mana sampai hari ini telah memberikan kepercayaannya kepada kami dalam rangka penyantunan janda miskin ,” tulis Abu Umar dalam sebuah grup Whatsaap (WA) Ana Salafy.
 
Program ini dilakukan Abu Umar cs untuk membantu pakir miskin, terutama janda yang kondisinya sangat papa. Apa yang dilakukan dengan suka rela ini, rupanya mendapat sambutan dari kawan-kawan dan para donatur. Hal ini terbukti dari dana yang tekumpul. Dalam waktu singkat, dari mereka, Abu Umar dkk dapat mengumpulkan jutaan rupiah.
 
“Dana yang terkumpul sampai hari ini sebesar Rp 2,8 jutaan,” tulisnya melaporkan kepada kawan-kawan di grup yang sama.
 
Setelah dana terkumpul, uang tersebut tidak langsung dibagikan, namun diubah menjadi bahan-bahan dapur . Tujuannya, agar uang tersebut tidak digunakan untuk hal-hal yang lain. Usai berbelanja, bahan-bahan berupa beras, telor, gula, minyak goreng dan yang lainnya itu langsung diboyong ke rumah janda yang telah didata.
 
“Alhamdulillah, hari ini penyantunan janda miskin telah terlaksanakan dengan baik,” ucap Abu Umar mengabarkan.
 
Abu Umar, juga mengabarkan bagaimana keceriaan para janda miskin tersebut saat menerima santunan . “Dan antum tahu kan bagaimana wajah-wajah mereka berseri-seri menerima sembako dari (dana sumbangan ) antum (kalian) tadi,” tuturnya senang.
 
“(Tahu) Apa mereka bilang? ‘Mas…, makasih banyak lah….’ Lalu kami jawab
 
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا
 
“Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” (Surah Al-Insan (76:9)),” kisahnya lagi tanpa maksud berbangga-bangga.
 
Ia pun menunjukkan bukti pembelian dan sembako yang diperuntukkan untuk masing-masing janda. “Nota ini untuk satu orang janda, sedangkan yang kita santuni 5 orang, sisa dana akan dipergunakan untuk kegiatan ngajar mengajar di TPA Al Intisyar panarung, sekian,” katanya dengan memposting struk belanja dan gambar sembako.
 
“Semoga Allah Azza wa Jalla menerima amal kita, aamiiiin..,” doanya mengakhiri laporan.
 
Apa yang dilakukan Abu Umar Kholid cs, semoga menjadi inspirasi bagi kita semua, Aamiiin.
 
Minggu, 13/03/2016 21:20 WIT
 

Marwan AM, حفظه الله

تعالى

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*