Hukum Gaji Pegawai Bank.

gaji pegawai bank

gaji pegawai bankPertanyaan:   Bagaimanakah hukum gaji yang diterima pegawai bank?

 Jawaban:  Apabila bank tersebut bukan bank ribawi, maka gaji atau upah yang diambil pegawai tersebut merupakan imbalan terhadap pekerjaannya termasuk usaha yang halal, karena ia memang berhak menerimanya sebagai imbalan pekerjaan yang dibolehkan. Adapun jika bank tersebut adalah bank ribawi, maka apapun yang diterima karyawan tersebut  baik berupa gaji atau hadiah sebagai upah terhadap pekerjaannya adalah haram, karena ia melakukan tolong menolong bersama pemilik bank ribawi terhadap perbuatan dosa dan permusuhan, firman Allah subhanahu wa ta’ala

قال الله تعالى:”وتعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الإثم والعدوان…” سورة المائدة : 2

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (QS. Al-Maidah: 2).

Dan karena Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam:

 ((لَعَنَ رَسُوْلُ اللّه صلى الله عليه وسلم آكِلَ الرِّبَا وَمُوْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ))

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengutuk orang yang memakan riba, yang mewakilkannya, penulisnya, dan dua saksinya. Dan beliau bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((هُمْ سَوَاءٌ)) رواه مسلم

 “(dosa) mereka sama.”[1] HR. Muslim.

 

Wallohu ‘alamu bisshowab…

Lajnah Daimah Untuk Riset Ilmiah dan Fatwa

Dinukil dari Buku Fatwa-fatwa Ulama Negeri Haram

Diterjemahkan oleh: Muh. Iqbal A. Gozalie

 


[1] HR. Muslim 1598.

 

10 Comments

  1. berbagai macam transaksi di Bank saat ini mengharuskan kita lebih teliti dan berhati-hati memberikan hukum atas gaji para pegawai, dan tidak semua transaksi tersebut adalah Riba,Fatwa haramnya gaji pegawai bank perlu ditinjau kembali, mengharamkan harta seorang muslim bukanlah perkara yang Ringan. Wallahu a’lam.

    jazakumullahu khaira.

  2. Yg jadi alasan janganlah krn kita udah terlanjur bekerja pd suatu bank trs kita mencari2 pembenaran atas gaji atau rejeki yg kita dapatkan….
    Sejak awal harusnya disadari bahwa perlu dipilih lapangan pekerjaan yg sudah jelas jaminan halal haramnya.
    Bekerja di bank adalah satu lapangan pekerjaan diantara puluhan ribu lapangan kerja.
    Jika Qur’an 7 Hadis sudah menyatakan haram..maka selamanya tetaplah haram…

    • mbak erna..sedikit sy mau sharingg nih.., sy dulunya krj disalah satu Bank konvensional, tp sy sdh risen…. alasan utama saat itu bukan krn halal dan haramnya pendapatan (sy blum paham kinerja pendapatan&penggajian bank trmsuk hukum ribanya) tp krn jurusan akademik sy yg agak melenceng… tp skrang sedikit sy pahami tentang hukum pendapatan banj termasuk gaji karyawan. betul komentar mbak, yg diatas dan sy sepaham. yg jadi pertanyaan adalah kita harus menabung dmn,?? uang disimpan sendiri dlm jmlah banyak pasti tdk aman..?? terima kasih sebelumnya..

    • mbak erna..sedikit sy mau sharingg nih.., sy dulunya krj disalah satu Bank konvensional, tp sy sdh risen…. alasan utama saat itu bukan krn halal dan haramnya pendapatan (sy blum paham kinerja pendapatan&penggajian bank trmsuk hukum ribanya) tp krn jurusan akademik sy yg agak melenceng… tp skrang sedikit sy pahami tentang hukum pendapatan banj termasuk gaji karyawan. betul komentar mbak, yg diatas dan sy sepaham. yg jadi pertanyaan adalah kita harus menabung dmn,?? uang disimpan sendiri dlm jmlah banyak pasti tdk aman..?? terima kasih sebelumnya..

      • jika ingin menghindari riba maka tinggalkanlah uang, karena uang itu sendiri adalah riba.
        saya belajar ekonomi dari Alqur’an dan sunnah, dan menyimpulkan uang adalah riba. Jadi jika ingin terhindar dari riba, tinggalkannlah uang otomatis tinggalkanlah pekerjaan saat ini. Dan mulailah kembali menjadi petani dan peternak

  3. Saya adalah peg bank..telah lama hal ini membuat rasa gundah gulana,,tentang gaji yg sy terima..dgn gaji itu sy membiaya rumah tangga sy..membantu orang. Tua sy..yach hari2 kerja keras..dimana sy hrs berangkat kerja pagi2 sekali dan plg mlm..stp hari rutinitaas itu..trkadang hari sabtu juga..sy juga punya hutang utk membeli rumah…kl sy berhenti apakah bijak tindaakan sy..bagaimana dgn hutang sy..bayar dr mana kl sy resign.pdhal jelas2 hutang itu wajib di bayar..trus bgmn kewajiban sy sbg kepala rumah tangga..kl haram artinya sy telah memberi makan anak istri sy dgn uang haram..sy telah lama menghitung mudharatnya kl sy resign..mhn pencerahan..

  4. Assalamuaalaikum
    Saya baru bekerja di bank konvensional sekitar 2 mingguan, tetapi saya menjadi sNgat gelisah karena ternyata saya baru tahu bhwa pekerjaan yang saya jalani di laknat oleh Allah. Saya pun sangat bertekad ingin kluar dri pkerjaan ini..
    Saya sudah mengajukan resign tetapi saya harus mebayar denda gajiXMasa kontrak yg sangat memberatkan
    Maka apa yg harus saya lakukan apbila seperti demikian? Sedangkan hati saya sllu glisah memikirkan dosa apbila saya trs lnjut bkerja disini…saya takut hidup saya tidak d berkahi Allah
    Dan bgaimana hkum nya apbila saya nanti menerima gaji? Apakah diharamkan untuk dipakai untuk biaya sehari” saya…
    Terimakasih mohon masukannya

    • yakinlah akan pertolongan Allah,
      وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

      Dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. (QS At-Tholaq : 3)
      Yaitu Allah akan mencukupkan urusan agama dan dunianya, Yang menghilangkan kesedihan dan kegelisahannya, dan seluruh kecukupan diperoleh maka tidaklah diperoleh kecuali dengan Allah, atau dengan sebagian makhlukNya, dan seluruh kecukupan yang diperoleh dengan (sebab) makhlukNya maka sesungguhnya diperoleh denganNya

      وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

      “Dan Allah adalah Sebaik-baik Sandaran”. (QS Ali ‘Imron : 163)
      Yaitu, sebaik-baik tempat bersandar kepadanya dalam memperoleh kenikmatan dan untuk menolak kemudhorotan dan bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*