Di Antara Pelajaran Bermakna yang Pernah Saya Baca

ilustrasi-perahu-pinisi-milik-suku-bugis-sulawesi-selatan_20151231_104830 (1)

 

قَالَ سَآوِي إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِ

[“Anaknya menjawab: “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!”.”]

{Mengikuti akal}

 

قَالَ لَا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلَّا مَنْ رَحِمَ

[“Nuh berkata: “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang”.”]

{Mengikuti wahyu}

 

ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِين

[“Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.” [Surat Hud 43]]

 

Pelajaran: Setiap orang yang mendahulukan akal daripada wahyu (Al-Qur’an/Hadist), pasti akan tenggelam dalam kegelapan hawa nafsu, bid’ah dan kebodohan.

 

[Alih Bahasa: Marwan AM, حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

 

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*