Apa yang Harus Dilakukan Orang yang Sudah Berulangkali Berdoa Namun Belum Dikabulkan?

masjid2-300x225(1)
Masjid Sulaiman Fauzan Al-Fauzan Ma’had Assunnah, Bagik Nyaka Santri

Pertanyaan:  Sudah lebih 10 tahun saya berdoa kepada Allah siang dan malam agar diberikan suami yang baik dan keturunan yang saleh…akan tetapi sampai saat ini belum terkabul.  Tentu ini merupakan kehendak Allah dan tidak ada yang mampu mengubahnya.

Pertanyaan saya adalah: belum lama ini, saya pun berhenti berdoa namun bukan karena patah semangat lantaran doa saya belum dikabulkan, akan tetapi saya pikir sepertinya hal ini bukan yang terbaik bagi saya, karenanya Allah tidak mengabulkan doa saya.

Dengan demikian, saya memutuskan untuk berhenti berdoa; sebab saya yakin Allah lebih mengetahui apa yang bermanfaat bagi saya kendati saya memiliki keinginan yang kuat dan gigih agar doa saya dikabulkan.

Dalam situasi seperti ini, apa yang harus saya lakukan? Apakah saya harus terus berdoa atau saya terima saja jika ini memang bukan yang terbaik bagi saya dan berhenti berdoa?

 

Jawaban: Disebutkan dalam sebuah hadits,

{يستجاب لاحدكم مالم يعجل}

“Akan dikabulkan permintaan seseorang di antara kamu, selagi tidak tergesa-gesa”.[HR: Bukhari]. Maksud tergesa-tergesa adalah merasa lama dikabulkan, hingga membuatnya putus asa lantas mengeluh: saya telah berdoa tetapi belum dikabulkan”.

Bahwasanya, terkadang Allah Ta’ala menundanya karena ada sebab khusus atau umum. Dalam sebuah hadist disebutkan, orang yang berdoa dipastikan akan meraih salah satu dari tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” [HR: Ahmad].

Karenanya saudariku, jangan tergesa-gesa, dan jangan berhenti berdoa kendati sudah puluhan tahun. Jangan pula menolak bila ada orang yang siap (mampu) datang meminangmu, meskipun lebih tua atau sudah menikah. Siapa tahu Allah menjadikan itu lebih baik bagimu. (Syaikh Ibnu Jibrin rahimahullah, fatawa wanita, hal.187,188). [Fatawa Ulama Al-Balad Al-haram]

 

Ahad, 14 Aug 2016

[Marwan AM, حفظه الله تعالى وغفر الله لوالديه]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*